
Program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Cyber Safe Kids” yang diselenggarakan oleh Telkom University pada hari Selasa tanggal 19 Mei 2026 dirancang untuk siswa kelas 5 (lima) di SD Islam Az-Zakiyah, yang berlokasi di Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa sekolah dasar melalui dua pendekatan, yaitu sosialisasi internet sehat dan pelatihan coding dasar. Program ini termotivasi oleh tingginya paparan perangkat digital dan akses internet mandiri pada anak yang memerlukan pemahaman mendalam mengenai Perlindungan Data Pribadi (PDP) serta mengenali berbagai threats yang mungkin terjadi di internet. Melalui pendekatan ini, siswa sekolah dasar didorong untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi yang aman, tetapi juga pembelajar yang kreatif, dan produktif di dalam ekosistem digital.

Sesi materi dipandu oleh tim dari Fakultas Teknik Elektro, Telkom University. Materi utama mengulas pentingnya pemahaman dasar mengenai internet beserta manfaatnya, sekaligus mengenalkan berbagai risiko penggunaannya. Lebih lanjut, peserta diberikan wawasan mendalam mengenai cara menjaga keamanan data pribadi, memahami etika digital, serta pengenalan hoaks secara sederhana. Seluruh materi ini dipaparkan dalam upaya pembentukan karakter pengguna digital yang bertanggung jawab sejak usia sekolah dasar.
Sesi Interaktif


Kegiatan sosialisasi dirancang dengan pendekatan edukatif-partisipatif yang bersifat interaktif, komunikatif, dan mengutamakan partisipasi siswa. Peserta diajak secara aktif untuk melakukan diskusi dan tanya jawab guna menggali pengalaman nyata mereka sehari-hari terkait penggunaan internet. Sesi ini juga menggunakan metode simulasi kasus sederhana yang memvisualisasikan risiko-risiko berinternet, seperti pengingat dan arahan perlindungan data pribadi, ketentuan aplikasi atau website yang boleh diakses sesuai usia, dan kebijakan di era digital Indonesia saat ini. Untuk memastikan pemahaman, kegiatan ini dilengkapi dengan evaluasi pemahaman siswa melalui instrumen pre-test dan post-test.


Sesi Praktik dan Coding Class
Sebagai bentuk penguatan kompetensi digital yang produktif, program dilanjutkan dengan kelas coding bagi siswa kelas 5. Dalam sesi ini, siswa mendapatkan praktik langsung yang meliputi:
- Mengenalkan konsep dasar berpikir komputasional (computational thinking) secara sistematis.
- Menggunakan pendekatan visual melalui block-based programming (menggunakan platform Scratch dari MIT) yang dirancang agar mudah dipahami oleh anak usia sekolah dasar.
- Mengikuti metode praktik terpandu (guided practice) di mana siswa mempraktikkan instruksi langkah demi langkah bersama instruktur.
- Membuat satu program bersama, berupa animasi dan permainan sederhana dengan panduan modul, yang langsung dijalankan dan dimainkan di akhir sesi.
- Mengalihkan kebiasaan pemakaian gawai dari sekadar aktivitas konsumtif menjadi lebih produktif dan bermanfaat.




Kesimpulan
Kegiatan kolaboratif ini disambut baik oleh mitra sasaran, dengan dukungan langsung dari Kepala Sekolah SD Islam Az-Zakiyah, Bapak Zen Zaenudin, S.Pd.I. Program ini diinisiasi oleh tim dosen yang diketuai oleh Ashri Dinimaharawati, S.Pd., M.T., bersama anggota tim dosen Agustien Mulyantini, S.T., M.Eng., dan F. M. Dirgantara, S.T., M.T., serta didukung oleh lima anggota tim mahasiswa (Alif Akbar Ar Raiyan, Farid Yusron Syabani, Inigo Fajar Muhammad Bili Siswanto, Toni Handoko, dan Caleb Narendra Picaulima). Program ini dinilai sangat relevan dalam menjawab permasalahan minimnya pengawasan penggunaan gawai dan kurangnya program literasi terstruktur untuk siswa sekolah dasar. Ke depannya, diharapkan kegiatan ini mampu menjadi model edukasi literasi digital berkelanjutan di Jawa Barat, bahkan Indonesia.





