Bandung, Jawa Barat — Digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu kunci penting agar pelaku usaha kuliner dapat mengelola bisnisnya secara lebih rapi, efisien, dan berkelanjutan. Namun, keterbatasan sumber daya sering kali membuat UMKM kesulitan mengadopsi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan operasional mereka sehari-hari.
Menjawab tantangan tersebut, Universitas Telkom melalui Program Studi (Prodi) S1 Teknik Komputer, Fakultas Teknik Elektro, menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) berupa pengembangan aplikasi berbasis web untuk UMKM Bakmi Ponyo, usaha kuliner yang berlokasi di kota Bandung dan Cimahi. Kegiatan ini masuk ke dalam kegiatan pengabdian masyarakat skema Teknologi Tepat Guna (TTG) yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Universitas Telkom.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh tim dosen Prodi S1 Teknik Komputer, Fakultas Teknik Elektro, Universitas Telkom, yang terdiri dari ibu Dr. Astri Novianty, S.T., M.T. selaku Ketua Tim Pelaksana Abdimas, bersama bapak Roswan Latuconsina, S.T., M.T. dan ibu Ashri Dinimaharawati, S.Pd., M.T., Kegiatan ini juga melibatkan partisipasi beberapa mahasiswa Prodi S1 Teknik Komputer.

Gambar 1. Tim dosen dan mahasiswa Universitas Telkom berfoto bersama Bpk. Eka Permana, pemilik UMKM Bakmi Ponyo, usai acara serah terima aplikasi, Rabu (24/6/2026).
“Visi Telkom University sebagai world-class university sekarang sudah berkembang menjadi Research and Entrepreneurial University. Jadi anak-anak sekarang dituntut untuk tidak berhenti di penelitian atau tugas akhir semata, tapi bagaimana karya mereka itu benar-benar bisa diimplementasikan dan memberi dampak nyata di masyarakat,” ujar Pak Roswan dalam sambutannya membuka acara.
Masalah Pengelolaan Transaksi dan Stok di UMKM
Sebagai pelaku usaha kuliner yang terus berkembang, Bakmi Ponyo menghadapi tantangan dalam mencatat transaksi penjualan dan memantau ketersediaan bahan baku secara manual. Proses pencatatan konvensional ini rentan menimbulkan kesalahan data, sulit ditelusuri riwayatnya, dan menyulitkan pemilik usaha dalam mengambil keputusan secara cepat dan akurat.
“Bakmi Ponyo ini sebenarnya usaha sampingan kami. Perusahaan utama kami sendiri bergerak di bidang IT, tapi khusus untuk Bakmi Ponyo ini kami memang belum punya aplikasi untuk monitoring bahan baku dan penjualan,” ujar Bapak Eka Permana, pemilik UMKM Bakmi Ponyo.
Dari Tugas Akhir Mahasiswa Menjadi Solusi Nyata bagi UMKM
Menariknya, aplikasi yang diserahkan kepada Bakmi Ponyo ini merupakan hasil pengembangan dari tugas akhir (capstone design) salah satu mahasiswa Program Studi S1 Teknik Komputer Universitas Telkom, Maliki Mulky. Aplikasi berbasis web ini dirancang untuk membantu pencatatan transaksi penjualan secara lebih terstruktur sekaligus memantau ketersediaan stok bahan baku secara real-time.

Gambar 2. Maliki Mulky, mahasiswa Program Studi S1 Teknik Komputer Universitas Telkom, memaparkan cara kerja aplikasi monitoring penjualan dan stok bahan baku.
Aplikasi ini dilengkapi dengan halaman login khusus bagi pengguna serta modul Point of Sale (POS) yang memudahkan pencatatan transaksi penjualan secara langsung, mulai dari pemilihan menu, penghitungan total pembayaran, hingga pengelolaan pesanan yang tertunda (pending order).

Gambar 3. Tampilan halaman login aplikasi monitoring Bakmi Ponyo yang didemonstrasikan saat acara serah terima produk.

Gambar 4. Modul kasir (POS) pada aplikasi menampilkan daftar produk, rincian pesanan, hingga status pembayaran secara real-time.
Melalui kegiatan abdimas ini, karya mahasiswa tidak hanya berhenti sebagai syarat kelulusan akademik, tetapi juga dapat memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Serah Terima Produk kepada Mitra
Kegiatan serah terima aplikasi kepada UMKM Bakmi Ponyo dilaksanakan pada Rabu, 24 Juni 2026, dan dihadiri oleh tim dosen, tim mahasiswa, serta pihak mitra yang diwakili oleh pemilik Bakmi Ponyo, Bapak Eka Permana beserta tim.
Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana Pengabdian Masyarakat Universitas Telkom dan dari pihak mitra, Bakmi Ponyo. Selanjutnya, mahasiswa memberikan penjelasan singkat mengenai aplikasi monitoring penjualan dan manajemen stok yang telah dikembangkan, sebelum dilanjutkan dengan sesi diskusi yang banyak memberikan insight bermanfaat bagi kedua belah pihak. Puncak acara ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Pengabdian kepada Masyarakat dan Serah Terima Aplikasi, dilanjutkan dengan penyerahan plakat dan sesi foto bersama, sebelum acara resmi ditutup.

Gambar 5. Ketua Pelaksana Abdimas dan Direktur UMKM Bakmi Ponyo menandatangani Berita Acara Pengabdian Masyarakat sebagai bukti serah terima produk.

Gambar 6. Penyerahan plakat penghargaan dan ucapan terima kasih kepada UMKM Bakmi Ponyo yang diwakili oleh Bpk. Eka Permana.
Sebagai bagian dari standar pelaksanaan kegiatan yang didanai oleh PPM Universitas Telkom, mitra juga mengisi kuesioner evaluasi kegiatan untuk mengukur manfaat dan dampak abdimas ini secara langsung dari sudut pandang pengguna.

Gambar 7. Perwakilan UMKM Bakmi Ponyo mengisi kuesioner evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat.
“Selama ini kami mencatat transaksi dan stok bahan baku secara manual, jadi kadang ada yang terlewat atau sulit dicek ulang. Mungkin dengan adanya aplikasi ini, pengelolaan usaha kami bisa lebih rapi dan efisien ke depannya,” ujar Bapak Eka Permana.
Keberlanjutan Program
Universitas Telkom berharap model kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan mitra usaha seperti ini dapat terus direplikasi untuk membantu UMKM lain di Bandung dan sekitarnya dalam mengadopsi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka. Dengan pendekatan yang aplikatif dan berbasis solusi nyata, diharapkan semakin banyak UMKM yang dapat naik kelas melalui pemanfaatan teknologi tepat guna.
“Kami berharap kolaborasi seperti ini bisa terus berlanjut, tidak hanya untuk Bakmi Ponyo, tapi juga UMKM lain yang membutuhkan solusi teknologi agar usahanya bisa berkembang lebih baik,” ujar Ibu Dr. Astri Novianty, S.T., M.T menutup rangkaian acara.
